NTT (Bali Headline) –
​PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) resmi bersinergi dengan Yayasan Insan Bumi Mandiri (IBM) guna meluncurkan program strategis bertajuk “Glorious Golo Mori”. Program ini difokuskan pada integrasi talenta hospitality dan pelaku UMKM lokal ke dalam rantai nilai pariwisata di kawasan The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
​Sebagai bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC, inisiatif ini membidik pelatihan intensif bagi 15 talenta muda di bidang pelayanan (hospitality) serta pendampingan mendalam bagi 10 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Seluruh rangkaian program dirancang berjalan berkelanjutan hingga akhir tahun 2026 guna mendorong ekosistem pariwisata yang inklusif.
​General Manager The Golo Mori, Aji Munarwiyanto, menegaskan bahwa indikator keberhasilan suatu destinasi wisata tidak hanya bertumpu pada lonjakan kuantitas kunjungan wisatawan semata, melainkan dari kedalaman keterlibatan dan kemanfaatan riil yang diresap oleh masyarakat lokal di sekitar kawasan.
​“Kami ingin masyarakat Golo Mori tidak hanya menjadi saksi perkembangan pariwisata, tetapi menjadi pelaku utama yang tumbuh dan berkembang bersama pariwisata itu sendiri. Program Glorious Golo Mori diharapkan dapat mendorong terciptanya talenta-talenta hospitality dan UMKM lokal yang mampu menjadi bagian dari ekosistem pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Aji Munarwiyanto dalam keterangan resminya.
​Kick-off program ini telah diinisiasi melalui agenda sosialisasi dan pre-test yang bertempat di Beach Shelter The Golo Mori pada Kamis (25/6). Kegiatan awal tersebut dihadiri secara antusias oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta generasi muda Desa Golo Mori yang diproyeksikan menjadi pilar penggerak program ke depan.
​Dalam teknis pelaksanaannya, Yayasan Insan Bumi Mandiri (IBM) selaku mitra pelaksana akan mengawal dua pilar utama, yakni Hospitality Talent Journey dan Golo Mori Local Business Journey. Pada pilar talenta, para pemuda desa akan ditempa dengan keahlian esensial seperti bahasa Inggris pariwisata, basic hospitality, teknik pemanduan (guiding), hingga metode storytelling budaya lokal.
​Di sisi lain, pilar pengembangan usaha (UMKM) akan difokuskan pada peningkatan mutu produk lokal, standardisasi branding, digitalisasi pemasaran, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas. Komoditas yang disasar utamanya berbasis potensi lokal, termasuk olahan pangan kreatif dan produk turunan kelapa yang berpeluang tinggi menyuplai kebutuhan industri perhotelan dan resor di kawasan The Golo Mori.
​Melalui integrasi pelatihan teoretis, praktik lapangan, hingga pembentukan talent pool ini, ITDC optimistis mampu mencetak SDM lokal yang kompetitif dan tangguh, sekaligus memastikan dampak perputaran ekonomi sektor pariwisata dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat setempat secara jangka panjang.*S05
Sosialisasi dan pre-test yang bertempat di Beach Shelter The Golo Mori Kamis (25/6).
Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *