Mangupura (Bali Headline) –

PT ITDC Nusantara Utilitas (ITDC NU), anak usaha dari InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), resmi mengukir sejarah sebagai perusahaan pertama di Indonesia yang mendapatkan izin resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengolah air laut menjadi air bersih layak konsumsi (15/12).

​Pencapaian ini menandai babak baru dalam pengelolaan infrastruktur pariwisata berkelanjutan, khususnya dalam mendukung ketersediaan air bersih di kawasan The Nusa Dua, Bali.

​Inovasi Teknologi SWRO dan Komitmen ESG

​Izin yang dikantongi ITDC NU adalah izin Pemanfaatan Air Laut Selain Energi (ALSE) dengan KBLI 36001 melalui sistem Online Single Submission (OSS). Dalam operasionalnya, ITDC NU menerapkan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO).

​Teknologi ini bekerja dengan memanfaatkan tekanan osmotik untuk memisahkan kandungan garam dari air laut, menghasilkan air bersih yang memenuhi standar konsumsi. Langkah ini diambil sebagai solusi atas keterbatasan sumber air tawar di wilayah pesisir.

​”Apa yang dicapai PT ITDC Nusantara Utilitas merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi infrastruktur yang inovatif, andal, dan berwawasan lingkungan sejalan dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance),” ujar Novan Aryanda, Direktur ITDC NU.

​Mendukung Ketahanan Air dan Ekonomi Biru

​Pemberian izin ini bertepatan dengan momentum Bulan Bakti Kelautan dalam rangka HUT ke-26 KKP. Dengan legalitas ini, ITDC NU memiliki otoritas untuk:

​Kapasitas Produksi: Mengolah hingga 2.555.000 m³ air laut per tahun.

​Target Distribusi: Memenuhi kebutuhan operasional hotel dan tenant di The Nusa Dua, mulai dari kebutuhan kamar, dapur, hingga fasilitas spa.

​Dampak Lingkungan: Mengurangi ketergantungan pada air tanah (konservasi air tanah) dan menjaga ekosistem pesisir.

​Masa Depan Pariwisata Hijau

​Langkah ITDC NU diharapkan menjadi tolok ukur bagi destinasi wisata lain di Indonesia untuk menerapkan teknologi serupa. Selain memperkuat ketahanan air di The Nusa Dua, inisiatif ini mendukung agenda besar pemerintah dalam penguatan ekonomi biru dan pembangunan hijau.

​”Ke depan, ITDC NU berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi infrastruktur yang memberikan nilai tambah bagi pengembangan pariwisata nasional,” tutup Novan.*M01

ITDC  menberikan izin resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengolah air laut menjadi air bersih layak konsumsi (15/12).
Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *