NTB (Bali Headline) –
Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar rangkaian kegiatan religi bertajuk “Berkah Ramadan Mandalika 2026”. Puncak acara ditandai dengan penyelenggaraan Tabligh Akbar yang menghadirkan ulama nasional, Tuan Guru Bajang (TGB) KH Muhammad Zainul Majdi, di Masjid Nurul Bilad, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Jumat (6/3).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai kebersamaan serta menjaga hubungan harmonis antara pengelola kawasan dengan masyarakat desa penyangga di sekitar KEK Mandalika.
PGS. General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, menyampaikan bahwa Tabligh Akbar dan Safari Masjid merupakan upaya strategis ITDC untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.
“Melalui Tabligh Akbar ini, kami ingin terus menjaga kedekatan dengan tokoh agama dan masyarakat di sekitar kawasan. Kehadiran TGB diharapkan dapat memberikan tausiyah yang menyejukkan sekaligus memperkuat pesan damai di bulan suci Ramadan,” ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/3/2026).
Safari Masjid di Desa Penyangga
Sebelum puncak acara Tabligh Akbar, ITDC telah melaksanakan rangkaian Safari Masjid pada Kamis (5/3) hingga Jumat (6/3). Tim manajemen mengunjungi sejumlah rumah ibadah di desa-desa sekitar, antara lain:
Desa Sukadana: Masjid Labaik Lambeng.
Desa Rembitan: Masjid Nurul Huda.
Desa Pengengat: Masjid Baburrahmah.
Desa Sengkol: Masjid Nurul Ikhsan.
Desa Kuta: Masjid Tambihul Ghafilin.
Desa Prabu: Masjid Raudhatul Jannah Bungawa.
Desa Mertak: Masjid Al Amin.
Selain silaturahmi, rangkaian ini juga mencakup rencana salat tarawih berjamaah antara jajaran manajemen ITDC dengan warga setempat guna mempererat ikatan kekeluargaan.
Program Sosial Ramadan
Tak hanya kegiatan ibadah, “Berkah Ramadan Mandalika 2026” juga akan diisi dengan aksi sosial berupa pembagian takjil gratis kepada masyarakat. Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada minggu kedua Maret 2026 di berbagai titik strategis di dalam kawasan KEK Mandalika.
“Kami berharap momentum Ramadan ini tidak hanya memperkuat hubungan harmonis antar pemangku kepentingan, tetapi juga menghadirkan dampak sosial yang nyata dan positif bagi warga di sekitar kawasan,” tutup Agus.*M01





