Gianyar (Bali Headline) –
Pengadilan Negeri (PN) Gianyar menjadi fokus perhatian internasional dalam upaya penguatan sistem keamanan peradilan. PN Gianyar menerima kunjungan lapangan (site visit) dari delegasi Departemen Kehakiman Amerika Serikat, United States Department of Justice – Office of Overseas Prosecutorial Development, Assistance and Training (USDOJ-OPDAT) Rabu (22/4).
Kunjungan strategis ini bertujuan untuk pertukaran pengetahuan (knowledge sharing) serta penguatan kapasitas di bidang pengamanan persidangan (court security). Kedatangan Rombongan Delegasi Kehakiman Amerika Serikat disambut Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Bambang Heri Mulyono, bersama Ketua PN Gianyar, Putu Endru Sonata, serta jajaran Hakim, Panitera, dan Sekretaris PN Gianyar.
Ketua PN Gianyar, Putu Endru Sonata, S.H., M.H. diminta konfirmasi Kamis (23/4) mengatakan kegiatan site visit ini difokuskan pada peninjauan langsung terhadap sistem dan prosedur pengamanan di lingkungan pengadilan. Beberapa aspek krusial yang menjadi poin pembahasan utama meliputi mekanisme pengamanan ruang sidang guna memastikan keamanan bagi hakim, jaksa, terdakwa, maupun pengunjung.
Pengelolaan akses, mencakup penataan alur masuk pengunjung untuk meminimalisir risiko gangguan keamanan. Koordinasi Petugas meliputi sinergi antar petugas keamanan dalam menjaga ketertiban selama proses hukum berlangsung.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif ini memungkinkan kedua belah pihak untuk saling berbagi praktik terbaik (best practices) dalam penerapan standar keamanan peradilan internasional. Hal ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi PN Gianyar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan hukum.
”Menjamin keamanan pengadilan menjadi suatu hal yang penting dalam menegakkan supremasi hukum dan memastikan akses yang aman terhadap keadilan bagi masyarakat,” tegas Ketua PN Gianyar, Putu Endru Sonata, S.H., M.H.
Selain mempererat hubungan kerja sama, kunjungan ini membuka peluang kolaborasi di masa depan, termasuk rencana pelatihan bersama dan pertukaran program edukasi. Langkah ini dipandang sebagai bentuk komitmen PN Gianyar dalam menunjukkan profesionalisme dan keseriusan menjaga kenyamanan selama proses persidangan.
Dengan adanya penguatan kapasitas ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan semakin meningkat, seiring dengan terciptanya lingkungan peradilan yang aman dan tertib di Kabupaten Gianyar.*M01




