Jakarta (Judul Bali) –
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) kembali mengukuhkan posisinya sebagai pengembang kawasan pariwisata terkemuka dengan meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) 2026. Acara tersebut diselenggarakan oleh MarkPlus Inc di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (6/5).
Dalam jangka tahun tersebut, ITDC sukses memenangkan penghargaan untuk dua kategori utama, yakni Key Elements of Marketing dan Tech Marketing. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas keberhasilan ITDC dalam mentransformasi strategi pemasaran dan mengembangkan ekosistem ekosistem yang terintegrasi di tiga kawasan utama: The Nusa Dua, The Mandalika, dan The Golo Mori.
Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari pengalihan fokus perusahaan yang tidak lagi sekadar mempromosikan destinasi, melainkan menciptakan pengalaman bermakna dan nilai berkelanjutan.
”ITDC terus memperkuat kualitas dan daya saing destinasi melalui pengembangan ekosistem pariwisata yang terhubung dengan berbagai strategi aktivasi. Event-event nasional maupun internasional yang kami gelar menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan daya tarik, investasi menarik, sekaligus menciptakan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujar Ahmad Fajar dalam keterangannya, Senin (11/5).
Ia mencontohkan pengembangan The Mandalika di Nusa Tenggara Barat yang kini menjadi ikon sport pariwisata melalui ajang balap dunia seperti MotoGP dan GT World Challenge Asia. Sementara itu, The Nusa Dua di Bali tetap kokoh sebagai destinasi premium untuk MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) dan perhotelan kelas dunia. Adapun The Golo Mori di Labuan Bajo terus dipacu menjadi pusat ekowisata dan pariwisata berbasis maritim yang mengedepankan kelestarian alam.
Ajang BEMA 2026 sendiri merupakan apresiasi bagi BUMN dan anak usahanya yang dinilai adaptif dan kreatif dalam penerapan strategi pemasaran berdasarkan konsep yang dikembangkan oleh pakar pemasaran dunia Philip Kotler dan Hermawan Kartajaya. Penilaiannya meliputi inovasi pemasaran, penguatan citra merek (brand image), keterlibatan pelanggan (customer engagement), hingga pemanfaatan teknologi digital.
Ahmad Fajar menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi ITDC untuk terus berinovasi. “Ke depan, ITDC akan terus mendorong strategi aktivasi untuk memperkuat kawasan-kawasan kami sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang berkelanjutan dan memberikan nilai bagi industri pariwisata nasional,” tutupnya.*M01





