​
Nusa Dua (Bali Headline) –
Komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan pelestarian ekosistem pesisir terus diperkuat oleh para pelaku industri pariwisata di Bali. Langkah nyata ini kembali ditunjukkan  ITDC Nusantara Utilitas (NU), anak usaha dari InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), yang melaksanakan aksi penanaman 250 bibit mangrove di Area Pudut, Desa Adat Tanjung Benoa, Badung, Bali, pada Selasa (19/5).
​Aksi lingkungan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ITDC Nusantara Utilitas ini tidak hanya menjadi agenda seremonial semata. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan langkah taktis perusahaan dalam membangun ketahanan kawasan pantai terhadap ancaman abrasi serta dampak perubahan iklim global yang kian nyata.
​Dalam pelaksanaannya, ITDC Nusantara Utilitas menggandeng berbagai pihak strategis demi memastikan sinergi yang berdampak luas. Di antaranya adalah Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Hutan Raya (UPTD Tahura), Yayasan Baruna Balarama, serta para pemangku kepentingan kawasan setempat. Kolaborasi ini menegaskan komitmen kolektif lintas sektor dalam menjaga benteng hijau pertahanan pesisir Bali.
​Direktur Utama ITDC Nusantara Utilitas, A.A. Istri Ratna Dewi, menegaskan bahwa pengelolaan bisnis utilitas terintegrasi yang dijalankan perusahaan wajib berjalan beriringan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, kelestarian ekosistem pesisir adalah pilar utama penyangga kemajuan kawasan pariwisata terintegrasi.
​”Sebagai perusahaan penyedia utilitas terintegrasi, kami meyakini bahwa keberlanjutan lingkungan harus berjalan seiring dengan pengembangan kawasan. Penanaman mangrove ini menjadi bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir, memperkuat ketahanan kawasan pantai, serta menciptakan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Ratna Dewi.
​Ratna memaparkan, mangrove memiliki peran yang sangat strategis. Selain berfungsi menstabilkan garis pantai dari hantaman abrasi dan meningkatkan kualitas air, hutan mangrove juga menjadi habitat alami atau spawning ground bagi berbagai biota laut. Menyadari tingginya risiko kegagalan tumbuh pada tanaman pesisir, ITDC Nusantara Utilitas berkomitmen untuk mengawal program ini secara jangka panjang.
​”Berbeda dengan kegiatan penanaman yang bersifat seremonial, ITDC Nusantara Utilitas menerapkan pendekatan keberlanjutan melalui monitoring dan perawatan bibit hingga tiga tahun ke depan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tingkat keberhasilan pertumbuhan mangrove sehingga manfaat ekologisnya dapat dirasakan secara optimal dan berkelanjutan,” tambahnya secara diplomatis.
​Apresiasi mendalam turut datang dari pihak komunitas dan aktivis lingkungan lokal. Pendiri Yayasan Baruna Balarama, I Nyoman Ridet Artikanaya, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian nyata yang ditunjukkan oleh ITDC Nusantara Utilitas. Wilayah Pudut di Desa Adat Tanjung Benoa memang dikenal sebagai salah satu titik pesisir yang saat ini sedang berjuang menghadapi tantangan abrasi yang cukup serius.
​”Kami berharap setiap kontribusi dan langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir, sehingga tetap terjaga bagi generasi mendatang,” ungkap I Nyoman Ridet Artikanaya penuh harap.
​Sebagai entitas bisnis yang memiliki rekam jejak puluhan tahun dalam mengelola infrastruktur utilitas pariwisata, ITDC Nusantara Utilitas terus mengimplementasikan praktik bisnis yang selaras dengan nilai-nilai Environmental, Social, and Governance (ESG). Melalui program restorasi mangrove ini, dampak nyata yang dibidik meliputi pemulihan lahan kritis terdampak abrasi, peningkatan keanekaragaman hayati pesisir, hingga kontribusi terhadap penyerapan emisi karbon (carbon sink) secara alami.
​Dengan aksi ini, ITDC Nusantara Utilitas berharap dapat memantik kesadaran kolektif dari seluruh pelaku industri dan masyarakat sekitar agar lebih aktif menjaga kelestarian lingkungan. Ke depan, perusahaan berjanji akan terus meluncurkan program-program berbasis lingkungan yang ramah ekologi demi mewujudkan pariwisata Bali yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.*M01
ITDC yang melaksanakan aksi penanaman 250 bibit mangrove di Area Pudut, Desa Adat Tanjung Benoa, Badung, Bali,  Selasa (19/5).
Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *