Gianyar (Bali Headline) –
Tim Pembina Posyandu (TP Posyandu) Kabupaten Gianyar menggelar Pelatihan SPA Bayi bagi Kader Posyandu dan Kader Kesehatan Masyarakat (KKM) Desa Jumat (21/8). Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kader dalam mendukung pelayanan kesehatan dan optimalisasi tumbuh kembang bayi.
Pelatihan ini diikuti sebanyak 160 peserta yang terdiri dari 70 KKM Desa, 70 kader bidang kesehatan, serta 10 perwakilan dari TP Posyandu Kecamatan dan Kabupaten Gianyar.
Sejumlah narasumber dihadirkan untuk membekali para peserta dengan materi yang komprehensif:
Stimulasi Tumbuh Kembang Bayi dengan Baby Spa: Disampaikan oleh Putu Sri Widi Antari dari Griya Kamini, memberikan teori dan praktik langsung mengenai teknik baby spa yang aman dan sesuai kaidah kesehatan.
Implementasi Posyandu 6 Bidang SPM via Dana Desa disampaikan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Gianyar. Dinas PMD menekankan tata kelola dan pemanfaatan Dana Desa yang tepat sasaran untuk menunjang enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Sekretaris II TP Posyandu Gianyar, Ni Wayan Sriyani, yang memaparkan peran strategis Posyandu 6 Bidang SPM dalam memberikan pelayanan dasar berkelanjutan kepada masyarakat.
Sekretaris I TP Posyandu Gianyar Ny. Ida Ayu Diana Dewi Agung Mayun, mewakili Ketua TP Posyandu Kabupaten Gianyar Ny. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra menegaskan pentingnya pemahaman dasar teknik baby spa bagi kader agar dapat memberikan edukasi serta pendampingan yang aman dan akurat kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Gianyar I Gede Daging menegaskan bahwa peningkatan kapasitas kader merupakan bagian integral dari Transformasi Posyandu Era Baru. Saat ini, Kabupaten Gianyar memiliki 4.316 kader yang tersebar di 570 kelompok Posyandu.
”Menjadi kader merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Setiap edukasi yang disampaikan harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama aspek keamanan dalam teknik baby spa,” tegas I Gede Daging.
Ia menambahkan, program penguatan kapasitas ini dilakukan secara bertahap. Dinas PMD menargetkan pelatihan dapat menjangkau sekitar 800 kader hingga akhir tahun. Melalui pelatihan yang memadukan teori dan praktik interaktif ini, para kader diharapkan mampu menularkan ilmu yang didapat ke desa dan kelurahan masing-masing demi mengoptimalkan pelayanan dasar Posyandu.*M01





