Mandalika (Bali Headline) –
Menjelang perhelatan internasional GT World Challenge Asia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1–3 Mei mendatang, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melakukan persiapan intensif di Mandalika International Circuit. Fokus utama persiapan kali ini mencakup peningkatan fasilitas penonton serta penguatan komitmen terhadap lingkungan melalui program keberlanjutan.
Sebagai bagian dari upaya menjaga standar fasilitas kelas dunia, ITDC telah merampungkan penataan dan perawatan menyeluruh di area Grandstand A dan B. Kegiatan yang berlangsung sejak 20 hingga 29 April 2026 ini meliputi pembersihan optimal pada bagian atap dan kursi penonton guna menjamin kenyamanan maksimal bagi para penggemar balap.
Langkah pembersihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Operation & Service The Mandalika dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Lombok Tengah. Sebanyak 20 personel operasional dan 8 personel Damkartan diterjunkan, didukung dengan peralatan truk crane untuk menjangkau area tinggi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi peserta maupun pengunjung.
”Kami memastikan setiap aspek kesiapan sirkuit, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas kawasan, dapat memenuhi standar penyelenggaraan event berskala internasional. Hal ini penting untuk menghadirkan pengalaman yang aman, nyaman, dan berkesan,” ujar Troy dalam keterangannya, Kamis (30/4).
Selain aspek fasilitas fisik, ITDC juga mengoptimalkan estetika kawasan dengan melibatkan puluhan tenaga kebersihan untuk penanganan limbah dan pemotongan rumput di seluruh area sirkuit.
Komitmen Lingkungan Melalui “InJourney Green”
Sejalan dengan persiapan teknis, ITDC Group melalui Mandalika Grand Prix Association (MGPA) juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan meluncurkan program InJourney Green. Program ini diwujudkan melalui aksi penanaman pohon di area belakang Grandstand A pada Rabu (29/4).
Jenis pohon yang ditanam merupakan tanaman kategori cepat tumbuh (fast growing) seperti Jati Putih (Gamelina) dan Sengon. Selain ditanam di area sirkuit, bibit pohon tersebut juga dibagikan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan The Mandalika.
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan ekosistem motorsport yang berkelanjutan. “Kami tidak hanya fokus pada penyelenggaraan event balap kelas dunia, tetapi juga memastikan setiap kegiatan di sirkuit berdampak positif bagi lingkungan,” ungkap Priandhi.
Dengan rampungnya berbagai persiapan ini, ITDC optimistis gelaran GT World Challenge Asia 2026 akan berjalan lancar dan mampu memperkuat posisi The Mandalika sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.*M01





