Gianyar (Bali Headline) –
Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Gianyar berkomitmen turun langsung ke masyarakat demi memperkuat pelestarian seni dan budaya daerah. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, Wayan Adi Parbawa, menegaskan pentingnya peran dinas sebagai pelayan yang hadir di tengah desa adat serta komunitas pemuda di seluruh wilayah Gianyar.
Langkah jemput bola ini mencakup tujuh kecamatan, yaitu Payangan, Tegallalang, Tampaksiring, Ubud, Blahbatuh, Sukawati, dan Gianyar.
Adi Parbawa memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya melakukan pendataan, pendokumentasian, hingga penyusunan kajian akademis terhadap berbagai potensi kebudayaan lokal. Pemetaan tersebut meliputi berbagai sektor, mulai dari seni rupa, kriya, kuliner, sastra, karawitan, hingga seni tari.
Ia juga menekankan bahwa ketulusan para seniman terdahulu dalam berkarya harus menjadi pedoman bagi generasi muda saat ini.
”Seniman-seniman terdahulu membuat karya dengan ketulusan tanpa mengharapkan pengakuan. Melalui festival dan kolaborasi bersama tokoh serta majelis kebudayaan, kita ingin membalut generasi muda agar tetap mengingat hierarki penciptaan dan menghargai karya-karya murni para maestro kita,” ujar Adi Parbawa, Selasa (22/9).
Melalui sinergi antara pemerintah, majelis kebudayaan, dan pemuda desa adat, Disbud Gianyar optimistis warisan tradisi serta nilai-nilai kebudayaan murni para maestro dapat terus terjaga secara berkelanjutan.*M01





