Gianyar (Bali Headline) –
Kebahagiaan dan rasa haru menyelimuti 12 keluarga di Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Menjelang peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, mereka resmi mendapatkan akses sambungan listrik gratis serta bantuan sembako dari PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Timur, Rabu (29/10).
Program bantuan bertajuk Light Up The Dream (LUTD) ini dihadiri langsung oleh Manager PLN UP3 Bali Timur I Made Arya beserta jajaran, Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Gianyar Putu Agra Ricna Sukarmawan, Perbekel Desa Tampaksiring Ida Bagus Made Astika, Ketua BPD I Wayan Widastra, dan Sekretaris Desa Sang Made Putra.
Manager PLN UP3 Bali Timur, I Made Arya, menyatakan bahwa program LUTD merupakan bentuk kepedulian insan PLN yang menyisihkan pendapatan mereka untuk membantu masyarakat kurang mampu agar bisa menikmati akses listrik mandiri.
”Melalui program Light Up The Dream, kami berharap semakin banyak keluarga yang dapat merasakan manfaat listrik untuk menunjang aktivitas sehari-hari dan mendukung pendidikan anak-anak. Menghadirkan listrik berarti membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menjalani aktivitas dengan lebih nyaman,” ujar I Made Arya.
Ia menambahkan, pada momentum HLN ke-81 ini, PLN juga menyalurkan paket sembako guna meringankan beban kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat.
Perbekel Desa Tampaksiring, Ida Bagus Made Astika, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian PLN UP3 Bali Timur terhadap warganya. Ia juga mengapresiasi sinergi mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM) yang terlibat langsung dalam proses pendataan warga di lapangan.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UP3 Bali Timur atas bantuan program Light Up The Dream dan sembako bagi warga Desa Tampaksiring. Bantuan ini sangat berarti. Kami juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN UGM yang turut membantu mengidentifikasi warga yang membutuhkan, sehingga manfaat program tepat sasaran,” ungkap Astika.
Rasa syukur mendalam turut dirasakan oleh salah satu penerima manfaat asal Banjar Saraseda, I Nyoman Lunga. Menurutnya, sambungan listrik ini melengkapi kebahagiaan keluarganya karena anak-anak kini dapat belajar dengan tenang pada malam hari.
”Kami berterima kasih kepada PLN atas bantuan listrik dan sembako yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga PLN semakin maju dan terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya haru.
Di akhir kegiatan, pihak PLN juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan ketenagalistrikan dengan menggunakan instalasi berstandar resmi dan tidak melakukan penyambungan listrik secara ilegal atau mandiri. Warga yang menemukan potensi bahaya kelistrikan diimbau untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile.*S05





