​Gianyar (Bali Headline) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar menggelar prosesi Mendak Ida Bhatara Padmasana yang dilanjutkan dengan iring-iringan Peed Agung menuju Padmasana Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar, Selasa (20/10). Rangkaian ritual adat dan keagamaan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upacara Piodalan Padmasana Puspem Gianyar, setelah sehari sebelumnya dilaksanakan prosesi Melaspas.
​Iring-iringan Peed Agung berlangsung dengan khidmat dan sakral dari Padmasana Kantor Bupati Gianyar menuju lokasi Padmasana Puspem Gianyar. Tampak hadir memimpin dan mengikuti langsung jalannya prosesi tersebut, Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar I Gusti Bagus Adi Widhya Utama.
​Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Gianyar, I Kadek Arnata, menyampaikan bahwa seluruh prosesi diawali dengan persembahyangan dan ritual di Padmasana Kantor Bupati Gianyar sebelum dilanjutkan dengan iring-iringan suci menuju Puspem.
​“Kegiatan ini melibatkan para pemangku, pengayah, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Gianyar yang bersama-sama ngayah demi kelancaran dan kesucian pelaksanaan upacara,” ujar Kadek Arnata.
​Ia menjelaskan lebih rinci bahwa tradisi Peed Agung ini dirangkaikan dengan pelibatan berbagai sarana dan atraksi keagamaan yang semarak namun tetap bernuansa spiritual.
​“Peed Agung diiringi oleh Paiketan Pemangku yang turut Nguncarang Bajra, Lelontekan Uparengga, serta Tabuh Agung Adi Merdangga, Tari Rejang, Gebogan, hingga Lantaran Putih,” paparnya.
​Menurut Arnata, keterlibatan berbagai unsur masyarakat dan jajaran ASN Pemkab Gianyar mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta nilai ngayah yang menjadi fondasi kehidupan sosial-keagamaan masyarakat Bali.
​Melalui pelaksanaan karya dari prosesi Pemelaspasan hingga Piodalan ini, Pemkab Gianyar berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan labda karya (berhasil dengan baik) serta membawa kerahayuan, keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gianyar.
​“Prosesi mendak dan Peed Agung ini menjadi momentum untuk memperkuat sradha bhakti sekaligus meneguhkan nilai menyama braya dan semangat ngayah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar, sebagai wujud harmonisasi antara kehidupan pemerintahan, adat, dan spiritualitas,” pungkasnya.*S05
Mendak Ida Bhatara Padmasana yang dilanjutkan dengan iring-iringan Peed Agung menuju Padmasana Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar, Selasa (20/10).
Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *