Gianyar (Bali Headline) –
Kepolisian Resor (Polres) Gianyar terus mempererat hubungan dengan elemen masyarakat, khususnya mereka yang bergerak di sektor pariwisata. Kapolres Gianyar, AKBP James I. S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., menggelar kegiatan Rembug Warga dan program Poliran (Polisi Peduli Pengangguran) di kawasan Objek Wisata Goa Gajah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Kamis (29/10).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 11.15 WITA tersebut diisi dengan dialog interaktif serta ramah tamah bersama pengelola objek wisata, staf, pengemudi transportasi lokal, hingga para pedagang souvenir dan kuliner di area objek wisata. Agenda ini diselenggarakan sebagai wadah penyerap aspirasi warga sekaligus bagian dari implementasi Program Quick Wins Kapolri.
Dalam sesi dialog, perwakilan pengemudi lokal menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polres Gianyar. Warga mengusulkan adanya peningkatan intensitas pengaturan lalu lintas pada titik-titik rawan kemacetan, terutama di kawasan Ubud yang kian padat kendaraan. Selain masalah jalan raya, warga juga menanyakan perihal transparansi biaya penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Menanggapi masukan tersebut, Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk menjelaskan bahwa jajarannya telah memetakan kawasan rawan dan rutin menempatkan personel di titik-titik krusial guna mengurai kemacetan, khususnya pada jam-jam padat aktivitas.
Mengenai biaya penerbitan SIM, Kapolres secara tegas mengklarifikasi bahwa seluruh rincian pembayaran resmi merupakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
”Seluruh pembayaran resmi penerbitan SIM disetorkan langsung ke kas negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, guna memastikan transparansi layanan,” ujar AKBP James I. S. Rajagukguk.
Pasokan BBM dan Kendaraan Listrik
Selain isu lalu lintas dan pelayanan kepolisian, perwakilan pedagang turut menyampaikan pandangan terkait peluang pemanfaatan fasilitas ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Warga juga mempertanyakan dinamika pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta efektivitas penggunaan kendaraan listrik di area wisata.
Merespons pertanyaan warga, Kapolres menyampaikan bahwa pasokan BBM di wilayah Gianyar saat ini berangsur kondusif dan stabil. Mengenai wacana kendaraan listrik, pihaknya menilai teknologi tersebut dapat menjadi alternatif transportasi yang ramah lingkungan, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan serta kemampuan ekonomi masing-masing pelaku usaha.
AKBP James mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memelihara kerja keras, motivasi tinggi, dan semangat mengembangkan potensi diri di tengah dinamika pariwisata Bali.
Melalui program Rembug Warga dan Poliran ini, Polres Gianyar berharap sinergi dua arah antara kepolisian dan masyarakat lokal semakin solid, sehingga setiap kendala keamanan maupun ketertiban di lapangan dapat didiskusikan dan dicarikan solusi secara bersama-sama. Kegiatan yang berlangsung hangat dan kondusif tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama.*M01





