Gianyar (Bali Headline)–
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif menegaskan dukungannya terhadap pengembangan industri fesyen tanah air melalui gelaran Bali Fashion Trend 2025. Acara ini dinilai strategis dalam memperkenalkan kreativitas desainer Indonesia kepada masyarakat luas serta membuka peluang ekspor ke pasar internasional.
Romi Astuti, Direktur Fesyen Kemenekraf hadir langsung Sabtu (20/12) dalam acara tersebut menyampaikan Perhelatan Bali Fashion Trend (BFT) 2025 tahun ini tampil beda dengan memberikan panggung prestisius bagi 12 jenama lokal terpilih hasil kolaborasi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif. “Kami sangat mendorong acara promosi seperti ini karena menjadi ajang untuk memperkenalkan kemajuan fesyen Indonesia yang luar biasa,” ujar Romi
Pemilihan Bali sebagai lokasi penyelenggaraan bukan tanpa alasan. Romi Astuti menekankan bahwa Bali merupakan jendela ekspor Indonesia karena statusnya sebagai destinasi wisata dunia yang banyak dikunjungi oleh pebisnis dan pembeli mancanegara.
Kehadiran para pembeli (buyer) internasional di Bali, baik melalui toko fisik maupun ajang seperti Sunday Market, memberikan peluang besar bagi jenama lokal untuk mendapatkan kerjasama kontrak.
”Harapannya terjadi kolaborasi antara pembeli dengan para jenama sehingga terjadi perluasan pasar. Kita ingin brand Indonesia tidak hanya dikenal di dalam negeri, tapi juga diakui di luar negeri,” tambahnya.
Terkait pengembangan potensi lokal seperti kain wastra, Romi Astuti mengingatkan para desainer untuk tetap adaptif terhadap tren global. Menyelaraskan kekayaan budaya dengan selera pasar negara tujuan menjadi tantangan sekaligus kunci sukses ekspor.
”Potensi wastra kita luar biasa sebagai kekayaan budaya. Namun, ketika kita berbicara tentang pasar global, kita harus menyesuaikan dengan selera pangsa pasar negara yang dituju karena setiap negara memiliki karakteristik yang berbeda-beda,” tutupnya.
Melalui dukungan berkelanjutan pada acara-acara seperti Bali Fashion Trend, Kemenparekraf optimis industri fesyen Indonesia akan semakin kuat dan mampu bersaing di panggung internasional.*S05





