Nusa Dua (Bali Headline) –
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) secara resmi mengukuhkan komitmennya terhadap tata kelola perusahaan yang bersih melalui pencapaian sertifikasi SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Sertifikasi ini diterima pada Jumat (27/3) di The Nusa Dua, setelah perusahaan berhasil melewati proses Audit Surveillance II pada awal tahun ini.
Langkah ini mempertegas posisi ITDC sebagai pengelola kawasan pariwisata strategis nasional yang mengedepankan transparansi dan integritas dalam setiap proses bisnisnya.
Standar Internasional untuk Tata Kelola Global
Sertifikasi tersebut diterbitkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia, sebuah lembaga independen yang terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan tergabung dalam jejaring International Accreditation Forum (IAF). Hal ini menjamin bahwa sistem yang diterapkan ITDC telah memenuhi standar nasional sekaligus diakui secara global.
Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen vital untuk memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan.
”Pencapaian ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kepercayaan investor dan mitra strategis, khususnya dalam pengembangan kawasan pariwisata berskala global yang menuntut standar tata kelola tinggi dan transparansi,” ujar Ahmad Fajar.
Fokus pada Ekosistem Investasi yang Sehat
Sebagai pengelola tiga kawasan besar—The Nusa Dua (Bali), The Mandalika (NTB), dan The Golo Mori (NTT)—ITDC memegang peran kunci dalam menciptakan ekosistem investasi yang kompetitif. Penerapan SMAP diharapkan dapat memastikan seluruh kerja sama pengembangan kawasan dilakukan secara profesional dan bebas dari praktik penyuapan.
Beberapa poin utama dalam penerapan sistem ini meliputi:
Penguatan Pengendalian Internal: Memastikan setiap prosedur operasional terpantau dengan ketat.
Budaya Kerja Beretika: Mendorong akuntabilitas di seluruh level organisasi.
Implementasi Prinsip ESG: Sejalan dengan komitmen perusahaan pada aspek Governance untuk keberlanjutan kawasan.
Komitmen Berkelanjutan
Ke depan, ITDC berencana untuk terus meningkatkan kapasitas internal dan pengawasan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, perusahaan optimis dapat menjaga reputasi dan kepercayaan publik dalam mengelola aset pariwisata kebanggaan Indonesia di mata dunia. *MO1





