​Gianyar (Bali Headline) –
Seorang warga lanjut usia asal Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Ni Wayan Geloh (78), ditemukan meninggal dunia di dasar jurang area tegalan warga pada Selasa (1/9) sore. Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak 19 Agustus 2026.
​Penemuan jenazah bermula sekitar pukul 17.30 WITA ketika seorang warga yang tengah mencari rumput menemukan sepasang sandal di area tegalan. Sandal tersebut lantas dikenali oleh anak korban sebagai barang yang biasa dipakai ibunya sehari-hari.
​Mengetahui petunjuk tersebut, keluarga bersama warga menyisir area tegalan hingga menemukan korban berada di dasar jurang yang terjal.
​Proses evakuasi melibatkan personel Polsek Tegallalang, Bhabinkamtibmas Desa Pupuan, BPBD Kabupaten Gianyar, dan warga setempat. Evakuasi berlangsung cukup berat akibat medan yang curam.
​Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi memimpin langsung evakuasi di lokasi. “Jenazah berhasil kita evakuasi bersama tim gabungan dan warga, kemudian dibawa ke RSUD Sanjiwani Gianyar menggunakan ambulans Puskesmas Tegallalang 2,” ujar AKP Wiwin.
​Pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ni Wayan Geloh diduga meninggal dunia akibat terpeleset dan jatuh ke dalam jurang.
​Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
​Kapolsek Tegallalang mengapresiasi sinergi BPBD Kabupaten Gianyar dan kepedulian masyarakat sekitar yang sigap membantu proses pencarian hingga evakuasi korban.*M01
​Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi  memimpin evakuasi warga Pupuan Tegallalang yang sempat hilang yang ditemukan meninggal di dasar jurang.
Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *