​Nusa Dua (Bali Headline) —
Penyelenggaraan forum internet dunia, ICANN87 Annual General Meeting, di Bali menjadi momentum strategis bagi PT Pengembangan Pariwisata Indonesia / InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) untuk semakin mengukuhkan kawasan The Nusa Dua sebagai destinasi Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) berkelas dunia.
​Konferensi internasional yang berlangsung pada 17–22 Oktober 2026 di Bali International Convention Centre (BICC), The Westin Resort Nusa Dua ini dioperasikan oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) dengan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) selaku tuan rumah lokal.
​General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengungkapkan bahwa kepercayaan komunitas internet global untuk menggelar forum tahunan di Bali menjadi kesempatan berharga untuk memperluas eksposur internasional sekaligus membuktikan kapasitas infrastruktur kawasan.
​”Penyelenggaraan ICANN87 menjadi kesempatan bagi The Nusa Dua untuk memperkuat eksposur internasional sekaligus menunjukkan kapasitas kawasan dalam mendukung forum global. Bagi kami, pengembangan MICE bukan hanya tentang menghadirkan acara berskala besar, tetapi juga membangun ekosistem destinasi yang menghubungkan kegiatan bisnis internasional dengan keunggulan fasilitas, layanan, dan pengalaman wisata di Bali,” ujar Agus Dwiatmika dalam keterangan resminya, Selasa (20/10).
​Dihadiri 1.500 Peserta dan Sejumlah Menteri
​Forum skala internasional ini diperkirakan menyedot kehadiran sekitar 1.500 peserta dari berbagai belakangan negara, di luar tamu VIP. Sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah juga dijadwalkan hadir, antara lain:
​Meutya Viada Hafid (Menteri Komunikasi dan Digital RI)
​Fadli Zon (Menteri Kebudayaan RI)
​Wayan Koster (Gubernur Bali)
​Kehadiran para pejabat tersebut diharapkan memperkuat koordinasi dan sinergi strategis antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung tata kelola ekosistem digital nasional maupun global.
​Sebagai pengelola kawasan, ITDC memastikan kesiapan penuh dari sisi infrastruktur, kebersihan dan keasrian lingkungan, hingga sistem pengamanan terpadu guna menjamin kelancaran jalannya acara.
​Kinerja Pariwisata The Nusa Dua Terus Melonjak
​Penguatan sektor MICE di kawasan The Nusa Dua sejalan dengan catatan positif performa pariwisata sepanjang tahun 2026.
​Berdasarkan data kumulatif periode Januari–September 2026:
​Jumlah Kunjungan Wisatawan: Mencapai 363.621 kunjungan, atau tumbuh 2,87% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 (353.482 kunjungan).
​Tingkat Okupansi Hotel (September 2026): Menyentuh angka 84,42%, naik 0,61 poin persentase dari September 2025 (83,81%).
​Rata-rata Lama Menginap (Average Length of Stay / ALOS): Meningkat dari 2,64 malam (September 2025) menjadi 2,92 malam (September 2026).
​Peningkatan lama menginap wisatawan ini memberikan dampak positif langsung pada perputaran ekonomi lokal, khususnya di sektor kuliner, rekreasi, transportasi, dan aktivitas wisata pendukung lainnya. Dari sisi pasar mancanegara, wisatawan asal Australia masih mendominasi pergerakan kunjungan ke The Nusa Dua, disusul oleh wisatawan dari negara-negara Asia, Eropa, serta wisatawan domestik.
​Agus Dwiatmika menambahkan bahwa ke depannya ITDC akan terus mempererat sinergi dengan seluruh pengelola hotel (tenant), event organizer, pemerintah, dan UMKM lokal.
​”Kami ingin memastikan bahwa peningkatan aktivitas MICE di The Nusa Dua berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan, pengalaman wisatawan, dan pembukaan peluang usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal,” tutupnya.*M01
ITDC untuk semakin mengukuhkan kawasan The Nusa Dua sebagai destinasi Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) berkelas dunia.
Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *