Jakarta (Bali Headline) –
Holding BUMN aviasi dan pariwisata, InJourney Group, bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan empat sektor utama, yaitu pangan dan air bersih, kesehatan, logistik darurat, serta kebutuhan kelompok rentan.
Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menyampaikan bahwa kecepatan respons menjadi krusial dalam mendampingi warga terdampak, khususnya selama masa tanggap darurat.
“Begitu kebutuhan di lapangan teridentifikasi, kami segera menggerakkan sumber daya InJourney Group untuk hadir dan memberikan dukungan. Bantuan disalurkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujar Herdy Selasa (18/8).
Berdasarkan pemetaan kebutuhan di lapangan, logistik yang disalurkan mencakup 7.950 kilogram beras, 69.740 liter air minum, 378 dus mi instan, 96 dus susu UHT, serta kebutuhan pangan harian seperti gula, minyak goreng, sarden, biskuit, sereal, kopi, dan teh.
Untuk mendukung penanganan kelompok rentan, bantuan mencakup 865 kemasan popok bayi, 80 paket makanan bayi, dan 1.300 paket perlengkapan mandi (hygiene kit). Di bidang kesehatan, bantuan berupa paracetamol, vitamin, obat pencernaan dan lambung, antiseptik, cairian NaCl, kassa, hingga perlengkapan medis dasar lainnya turut didistribusikan. Selain itu, disalurkan pula perlengkapan pengungsian seperti 10 unit terpal, 10 kasur, 50 bantal, dan 263 selimut.
Penyaluran bantuan difokuskan ke sejumlah wilayah terdampak parah, di antaranya Dusun Leda, Desa Pangga, Kolang—yang menyasar 23 keluarga pengungsi mandiri—serta 12 warga terdampak di Desa Golo Mori, Manggarai Barat.
Mobilisasi logistik memanfaatkan moda transportasi laut dan udara. InJourney Airports Kantor Cabang Bandara El Tari Kupang bersama relawan Port Maumere mendistribusikan bantuan melalui jalur laut bekerja sama dengan PT PELNI. Selain itu, pengiriman juga dilakukan melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, untuk mempercepat akses penanganan ke NTT.
Direktur Operasional InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Warokka, menambahkan bahwa seluruh aksi tanggap darurat di wilayah NTT dikoordinasikan oleh ITDC berkolaborasi dengan Satgas BUMN Peduli, BRI, dan Posko Bencana Labuan Bajo.
“Kami mengedepankan koordinasi dan gotong royong agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” kata Troy.
Selain mengerahkan bantuan korporasi, InJourney Group memobilisasi penggalangan donasi publik melalui sinergi BUMN pada momentum panggung kesenian rakyat memperingati HUT ke-81 RI di Sarinah, Jakarta, guna menggalang solidaritas nasional bagi pemulihan masyarakat terdampak di NTT.*M01





