Gianyar (Bali Headline) –
Sinergi lintas sektor antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan tokoh adat terus diperkuat guna mengawal kelancaran serta keamanan persiapan Ngaben Massal di Desa Melinggih, Kecamatan Payangan, Gianyar, Jumat (21/8).
Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi ritual Negtegang, Ngingsah, dan Mekarya Sanganan yang berlangsung khidmat di Wantilan Desa Adat Melinggih sejak pukul 10.00 WITA. Tahapan metaki-taki atau persiapan sarana upakara ini disiapkan menjelang puncak upacara Pitra Yadnya yang dijadwalkan pada 28 Agustus 2026 mendatang di Setra Desa Adat Melinggih.
Kapolsek Payangan, AKP I Putu Budiartama, S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan komitmen dalam memberikan jaminan kenyamanan bagi umat Hindu yang sedang menjalankan ibadah.
”Kehadiran kami di sini adalah bentuk sinergitas Polri dengan masyarakat adat. Kami ingin memastikan seluruh prosesi tradisi keagamaan ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, serta memberikan rasa nyaman bagi warga,” ujar AKP I Putu Budiartama.
Senada dengan Kapolsek, Danramil 1616-07/Payangan Kapten Inf I Karel Aldris Pangemanan menekankan pentingnya komunikasi lintas unsur untuk mengantisipasi potensi kendala di lapangan sejak dini, mengingat puncak acara akan melibatkan banyak massa.
”Kelancaran kegiatan berskala besar butuh koordinasi dan kepedulian bersama. Melalui sinergi yang solid, kita ciptakan suasana yang aman, tertib, dan tetap menjaga kekhidmatan upacara,” tegas Kapten Inf Karel Aldris Pangemanan.
Kegiatan persiapan tersebut turut dihadiri oleh jajaran anggota DPRD Kabupaten Gianyar (Ayuk Indrawati, S.E., I Wayan Suartana, S.H., dan I Made Sudariana, S.T.), Camat Payangan I Wayan Widana, S.STP., Bendesa Adat/Ketua MDA Payangan I Ketut Rata, B.A., Perbekel Desa Melinggih I Made Diptayana, A.Md., serta jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.*S05





