NTB (Bali Headline) –

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus berkomitmen mewujudkan pengelolaan kawasan yang berkelanjutan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan mengintensifkan patroli keamanan, penataan kawasan, serta menjaga kebersihan di area Tanjung Aan.
​Langkah ini merupakan kelanjutan dari program pengelolaan yang telah berjalan sejak 2025 dan kini diperkuat secara bertahap. Fokus utama ITDC adalah memastikan wisatawan yang berkunjung ke salah satu destinasi unggulan di The Mandalika ini dapat menikmati pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan tertib.
​Penguatan Keamanan dan Fasilitas
PGS. General Manager The Mandalika, Agus Setiawan, menjelaskan bahwa penguatan pengamanan dilakukan secara terukur, terutama di titik-titik aktivitas tinggi.
​”Penguatan pengamanan dan kebersihan di Tanjung Aan kami lakukan secara terukur dan berkelanjutan. Hal ini penting untuk memastikan pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh pengunjung,” ujar Agus dalam keterangan resminya, Sabtu (18/4).
​Untuk mendukung aspek keamanan, ITDC telah menempatkan pos pengamanan di titik-titik strategis dan mengintensifkan patroli siang serta malam. Patroli ini melibatkan tim gabungan, termasuk unit K-9 dan pasukan turangga (patroli berkuda). Selain itu, ITDC menambah empat pos pengamanan baru dan mengaktivasi 18 titik Penerangan Jalan Umum (PJU). Dalam waktu dekat, 12 titik PJU tambahan akan dipasang di akses menuju area Kleo Beach Club guna menjamin keamanan mobilitas wisatawan di malam hari.
Dari sisi kebersihan, ITDC menyiagakan 95 personel “Tim Hijau” (gardener) dan 51 personel cleaning service untuk mengelola area publik seluas ±193 hektare. Setiap harinya, tim ini mengangkut sekitar 9 m³ sampah untuk memastikan kawasan tetap asri.
​Fasilitas pendukung seperti toilet umum dan posko pengamanan terpadu juga telah beroperasi penuh sejak libur Lebaran Maret 2026 lalu. Tak hanya fokus pada fisik kawasan, ITDC juga melakukan pendekatan persuasif kepada para pelaku usaha di sekitar Tanjung Aan.
​“Kami ingin memastikan Tanjung Aan bukan sekadar menjadi destinasi yang indah, tapi juga tertib dan aman bagi pengunjung maupun pelaku usaha,” tambah Agus.
​Dengan meningkatnya aktivitas wisata di KEK Mandalika, ITDC berencana untuk terus memperkuat tata kelola kawasan ini secara berkesinambungan demi menjaga daya tarik pariwisata internasional di Lombok, Nusa Tenggara Barat.*S05

ITDC berkomitmen mewujudkan pengelolaan kawasan yang berkelanjutan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *