Lombok Tengah (Judul Bali) –
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyalurkan bantuan pencegahan stunting bagi warga Desa Rembitan, Lombok Tengah. Menariknya, sumber pendanaan program ini berasal dari hasil lelang amal barang-barang bertanda tangan pembalap MotoGP pada gelaran tahun 2025 lalu.
Penyaluran bantuan yang dimulai sejak awal April 2026 ini difokuskan pada pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) gizi padat bagi kelompok rentan, yakni balita kategori underweight (berat badan kurang) dan ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronik (KEK).
Sinergi Dana Amal untuk Kesehatan
Total dana yang berhasil dikumpulkan melalui lelang amal tersebut mencapai Rp 72.523.800. Angka tersebut kemudian dibagi dua antara ITDC dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA), masing-masing sebesar Rp 36.261.900, untuk disalurkan kepada masyarakat di sekitar kawasan KEK Mandalika.
Vice President Destination Management ITDC, Nurhadi Nugraha, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya pencegahan stunting.
”Program ini melibatkan kader kesehatan desa serta tenaga gizi dari Puskesmas Desa Kuta untuk melakukan pemantauan berkala setiap minggu. Tujuannya agar intervensi gizi ini benar-benar efektif dan terukur,” ujar Nurhadi.
Monitoring Awal: Indikasi Perbaikan Gizi
Intervensi gizi ini dirancang untuk jangka panjang, yakni selama 56 hari bagi balita dan 120 hari bagi ibu hamil. Berdasarkan pemantauan data pada dua minggu pertama bulan April 2026, hasil positif mulai terlihat:
Ibu Hamil (KEK): Rata-rata berat badan meningkat dari 44,24 kg menjadi 45,26 kg pada minggu kedua.
Balita (Underweight): Rata-rata berat badan mulai naik dari 7,72 kg menjadi 8,1 kg dalam waktu dua minggu.
Meskipun masih dalam tahap awal, peningkatan berat badan yang konsisten ini menjadi sinyal kuat bahwa pemberian makanan tambahan yang terukur mulai memberikan dampak pada perbaikan status gizi penerima manfaat.
Penyaluran bantuan melalui ITDC saat ini menyasar 10 balita dan 5 ibu hamil di Desa Rembitan. Sementara itu, dana yang dikelola oleh MGPA akan dialokasikan untuk masyarakat yang membutuhkan lainnya di area sekitar Sirkuit Internasional Mandalika.
Melalui inisiatif ini, ITDC menegaskan komitmennya bahwa pengembangan kawasan pariwisata bertaraf internasional harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat lokal di desa penyangga.*S05





