Gianyar (Bali Headline) –
Dalam upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan, kegiatan Penyuluhan Akses Reforma Agraria sukses digelar Rabu, (12/6). Acara ini berlangsung dengan khidmat di Balai Banjar Madangan Kelod, Desa Petak, Kecamatan Gianyar.
Kegiatan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan berbagai elemen lintas sektor. Hadir dalam acara tersebut Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Gianyar, Perangkat Desa Petak, krama Subak Gunung Jimbar Kelod, serta perwakilan dari Kelompok Wisata Bulakan Magelung dan Kelompok Wisata Umahanyar Desa Petak.
Melalui penyuluhan ini, masyarakat diberikan pemahaman komprehensif mengenai tujuan dan manfaat reforma agraria. Edukasi tidak hanya berfokus pada legalitas dan kepastian hak serta kewajiban atas kepemilikan tanah, tetapi juga menyasar pada peluang pengembangan usaha yang disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing.
”Reforma agraria pada akhirnya tidak hanya berfokus pada penataan aset, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui akses terhadap berbagai sumber daya yang mendukung pembangunan ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.”
Sebagai wujud dukungan konkret di sektor pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Bali turut memfasilitasi pembagian bibit tanaman secara gratis kepada para peserta. Bibit yang dibagikan meliputi tanaman pangan harian yang bernilai ekonomis, antara lain bibit cabai, bibit tomat, dan bibit terong.
Dengan terlaksananya penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Desa Petak tidak hanya mengantongi kepastian hukum atas tanah mereka, tetapi juga memiliki bekal kemampuan dan stimulus untuk mengembangkan usaha mandiri.
Langkah ini dinilai strategis dalam mendongkrak pendapatan keluarga, menggerakkan roda perekonomian desa, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik dan mandiri di masa depan. *S05





