Gianyar (Bali Headline) –
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusar) Kabupaten Gianyar berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola administrasi pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemeliharaan dan Penyusutan Arsip Dinamis Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, dari Selasa (14/7) hingga Rabu (15/7) ini, diikuti oleh para pengelola arsip dari berbagai lini pemerintahan, mulai dari perangkat daerah, kecamatan, rumah sakit daerah, hingga aparatur tingkat desa dan kelurahan di lingkungan Pemkab Gianyar.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Kadispusar) Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Putu Eka Susanti, menekankan bahwa pengelolaan kearsipan yang baik merupakan pilar penting dalam mendukung efisiensi organisasi dan kualitas pelayanan publik. Melalui Bimtek ini, ia berharap para peserta tidak sekadar menyerap teori, tetapi juga berani melakukan aksi nyata di tempat kerja masing-masing.
”Melalui bimbingan teknis ini, saya mengajak seluruh peserta untuk tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi menerapkan secara nyata pemeliharaan arsip serta melaksanakan penyusutan sesuai jadwal retensi. Dengan demikian, setiap perangkat daerah dapat mewujudkan tata kelola kearsipan yang tertib, efisien, dan menghadirkan arsip yang benar-benar bernilai guna bagi organisasi,” tegas Ida Ayu Putu Eka Susanti.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa pemeliharaan fisik dokumen yang tepat serta penyusutan berkala berdasarkan Jadwal Retensi Arsip (JRA) akan sangat membantu menghemat ruang penyimpanan. Langkah ini juga dinilai sangat selaras dengan visi besar Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berintegritas guna memperkuat pelayanan publik yang prima.
Ketua Panitia Bimtek, Ida Bagus Putu Gede Mayun, melaporkan bahwa target utama dari pelatihan ini adalah peningkatan kompetensi teknis dari para pengelola arsip, baik yang berada di unit pengolah maupun unit kearsipan.
“Melalui bimbingan teknis ini kami berharap setiap pengelola arsip mampu menerapkan pemeliharaan dan penyusutan arsip secara tertib sesuai ketentuan, sehingga pengelolaan arsip di masing-masing perangkat daerah, desa, dan kelurahan menjadi semakin efektif dan akuntabel,” jelas Ida Bagus Putu Gede Mayun.
Guna mengoptimalkan proses penyerapan materi, panitia menghadirkan narasumber berkompeten, yaitu Arsiparis Ahli Madya dari Biro Umum dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Bali. Pembagian kelas belajar pun dibagi menjadi dua gelombang selama dua hari pelaksanaan
Hari Pertama Selasa, 14 Juli diperuntukkan bagi pengelola arsip dari badan, dinas, bagian di lingkungan Setda, pihak kecamatan, serta rumah sakit umum daerah.
Hari Kedua Rabu, 15 Juli difokuskan khusus bagi para pengelola arsip di tingkat pemerintahan desa dan kelurahan.
Dengan diselenggarakannya bimbingan teknis ini, Dispusar Gianyar optimis tertib administrasi kearsipan di Kabupaten Gianyar akan mengalami peningkatan signifikan. Penyelenggaraan pemerintahan daerah pun diharapkan dapat berjalan lebih transparan, efisien, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Gianyar.*S05





