Gianyar (Bali Headline) –
Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendampingi masyarakat pasca-sertipikasi tanah. Melalui Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Kantah Gianyar menyerahkan bantuan bibit alpukat secara gratis kepada masyarakat petani di Desa Petak, Selasa (14/7).
Bantuan bibit tanaman buah tersebut difasilitasi oleh Persemaian G20 Suwung Unda Anyar, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, dan diserahkan secara langsung kepada Perbekel Desa Petak untuk didistribusikan kepada warga lokal.
Penyaluran bibit ini merupakan bagian integral dari pendampingan program Akses Reforma Agraria Tahun 2026, di mana Desa Petak telah ditetapkan sebagai salah satu lokus pelaksanaannya.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Gianyar, Gusti Putu Darma Astika, menyatakan bahwa program Reforma Agraria tidak berhenti hanya pada penataan aset (sertipikasi tanah), tetapi wajib ditindaklanjuti dengan penataan akses guna meningkatkan nilai ekonomi lahan masyarakat.
”Reforma agraria bukan hanya soal memberikan kepastian hukum atas tanah, tetapi bagaimana kita memastikan tanah tersebut produktif dan mampu menyejahterakan pemiliknya. Penyerahan bibit alpukat ini adalah bentuk komitmen dan intervensi nyata kami bersama kementerian terkait dalam mendampingi petani,” ujar Gusti Putu Darma Astika.
Beliau menambahkan bahwa pemilihan bibit alpukat dinilai sangat tepat dengan potensi komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi serta ramah lingkungan.
”Kami berharap bibit alpukat ini dapat ditanam dan dirawat dengan baik oleh warga Desa Petak. Dalam jangka panjang, ketika panen tiba, hasilnya diharapkan mampu menopang ketahanan pangan keluarga sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal secara berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui sinergi antara Kantor Pertanahan, kementerian terkait, dan pemerintah desa, program Akses Reforma Agraria di Kabupaten Gianyar diharapkan dapat menjadi pijakan kuat bagi terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat berbasis pemanfaatan tanah yang produktif.*M01





