​Denpasar (Bali Headline) –
Sri Partha Group menegaskan komitmen sosialnya dengan terus menggelar aksi donor darah secara rutin. Penasehat Sri Partha Group, I Wayan Gatha, Sabtu (22/8) menyatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan agenda wajib yang tidak terpisahkan dari operasional bisnis perbankan grupnya.
​”Satu tetes darah adalah untuk kehidupan seseorang. Kegiatan ini tidak boleh dipisahkan dari aktivitas perbankan sehari-hari. Sri Partha Group sudah melaksanakannya sejak tahun 1978, dengan intensitas minimal dua kali dalam setahun,” ungkap I Wayan Gatha.
​Selain menyoroti aksi kemanusiaan, Wayan Gatha juga memberikan tanggapannya mengenai dinamika lembaga keuangan desa, termasuk wacana kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Bali. Menurutnya, operasional Kopdes tidak jauh berbeda dengan lembaga keuangan lokal yang sudah mengakar di Bali, seperti Lembaga Perkreditan Desa (LPD) dan ratusan Bank Perekonomian Rakyat (BPR).
​Ia menilai persaingan di sektor ini adalah hal yang wajar. Ketimbang mempermasalahkan kompetisi baru, ia justru mempertanyakan efektivitas penguatan lembaga keuangan yang sudah ada, seperti Koperasi Unit Desa (KUD).
​”BPR dan LPD adalah grassroot economy atau keuangan berbasis masyarakat yang paling dekat dengan warga di desa. Semestinya lembaga yang sudah ada seperti KUD dipertahankan dan dibangkitkan kembali, karena perbankan rakyat sangat dibutuhkan masyarakat luas,” tegasnya.*M01
Sri Partha Group menegaskan komitmen sosialnya dengan terus menggelar aksi donor darah secara rutin.
Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *