​Karangasem (Bali Headline) –

Menghadapi potensi cuaca ekstrem serta guna meningkatkan standar keselamatan kerja, PLN UP3 Bali Timur melakukan audiensi dan rapat koordinasi strategis bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem  Kamis (7/5).
​Pertemuan yang berlangsung di kantor BPBD Karangasem ini dihadiri langsung oleh Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, didampingi Manager PLN ULP Karangasem, Gede Sura Adnyana. Rombongan diterima hangat oleh Plt. Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa.
​Apresiasi Penanganan Cuaca Ekstrem
​Dalam diskusi tersebut, Ida Bagus Ketut Arimbawa memberikan apresiasi atas dedikasi PLN dalam menjaga keandalan listrik, terutama saat periode krusial cuaca ekstrem pada November 2025 hingga Maret 2026 lalu.
​”Meskipun tantangan di lapangan cukup berat dengan tingginya volume pengaduan masyarakat yang masuk secara bersamaan, komunikasi dan koordinasi antara tim PLN dan BPBD tetap berjalan sangat baik,” ungkap Arimbawa.
​Komitmen Pelayanan dan Keselamatan
​Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi merupakan kunci utama dalam merespons cepat setiap gangguan kelistrikan yang disebabkan oleh faktor alam maupun kondisi darurat lainnya.
​”PLN berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan personel. Sinergi dengan BPBD sangat krusial bagi kami untuk memastikan penanganan di lapangan tidak hanya cepat, tetapi juga mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas,” ujar Imadya.
​Selain penguatan koordinasi teknis, pertemuan ini juga menyepakati rencana pelaksanaan pelatihan tanggap darurat dan simulasi keselamatan kerja bagi seluruh pegawai PLN. Program ini nantinya akan melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta instansi terkait lainnya.
​Materi pelatihan akan difokuskan pada:
​Prosedur evakuasi darurat.
​Penanganan awal kebakaran dan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
​Mitigasi risiko keselamatan di area rawan bencana.
​”Kami menyarankan agar pelatihan tanggap darurat dilaksanakan minimal satu tahun sekali, dengan simulasi rutin agar personel memiliki kesiapsiagaan mental dan fisik yang matang saat menghadapi situasi darurat yang sebenarnya,” tambah Arimbawa.
​Melalui langkah proaktif ini, PLN UP3 Bali Timur dan BPBD Karangasem berharap dapat terus memberikan rasa aman bagi masyarakat serta menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah Kabupaten Karangasem.*M01

PLN UP3 Bali Timur melakukan audiensi dan rapat koordinasi strategis bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem  Kamis (7/5).
Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *